Metode Baca Tulis Al Quran

Baca Tulis Awal

Metode ini merupakan pengenalan dan pembelajaran bagi kita agar dapat membaca dan menulis huruf dan angka hijaiyah.

Metode yang sudah ada selama ini hanya mengajarkan cara membaca huruf hijaiyah dan Al Quran, sedangkan untuk penulisan cenderung diabaikan, padahal dalam bahasa manapun di dunia sedikit perbedaan penulisan dapat memberikan perbedaan arti kata. Untuk tingkatan lebih lanjut ketika kita mempelajari arti kata dalam Al Quran maka pemahaman tentang penulisan ini sangat diperlukan.

Kesalahan penulisan yang sering terjadi di Indonesia adalah pada saat idul Fitri yang baru saja kita lalui, tulisan “Minal aidin wal faizin”, aidin sering menjadi aidzin, sedangkan faizin menjadi faidzin. Allah Maha mengetahui yang ada di hati hamba-hamba-Nya.

Petunjuk Penggunaan Buku :

  1. Pada bagian pertama terdapat gambar baitul nahl kosong, digunakan untuk melatih kita membuat garis seperti yang tertulis pada bagian kiri atas pada masing-masing lembar.
  2. Setelah menguasai pembuatan berbagai jenis garis, kita memasuki tahapan menulis huruf hijaiyahnya, pengelompokan tersebut dilakukan berdasarkan kesamaan-kesamaan pola tertentu, bisa jadi karena kesamaan pola penulisan seperti huruf nun dan ya’, pola penyambungan seperti dal, dzal, ra’, za’, dan wawu. Untuk belajar membacanya disesuaikan dengan huruf-huruf yang ada, menjadi satu paket dengan belajar menulisnya.
  3. Terakhir adalah lembar evaluasi secara keseluruhan

Contoh :


Share This Post

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

Comments are closed.

Uses wordpress plugins developed by www.wpdevelop.com